TNI AL - Puspenerbal (10/2/2026)
Direktur Keselamatan Penerbangan dan Kerja, (Dirlambangja) Kolonel Laut (P) Sahid Hamdani, menghadiri Apel Gelar Pemeriksaan Kesiapan Latihan Operasi Pertahanan Pantai. Kegiatan ini berlangsung di Dermaga Madura Koarmada II Surabaya dan dipimpin oleh Wakil Komandan Kodiklatal, Laksda TNI Singgih Sugiharto, selaku Inspektur Upacara, Senin (10/2/2026).
Apel gelar tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat TNI AL, antara lain KS Koarmada II, Wakil Gubernur AAL, Sekdispsial, Asops Kodaeral V, Asops Danpasmar 2, Dandenma STTAL, Kadep Kesla RSPAL Dr. Ramelan, para Direktur Kodiklatal, Danpuslatmar, serta para Asisten Koarmada II.
Dalam amanatnya, Wadan Kodiklatal menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut merupakan garda terdepan penjaga kedaulatan laut nusantara dan komponen utama pertahanan negara di laut. Dari tujuh operasi gabungan TNI, TNI AL memegang peran utama dalam empat operasi, yaitu operasi laut gabungan, operasi amfibi, operasi pendaratan administrasi, dan operasi pertahanan pantai. Oleh karena itu, pembinaan kesiapan tempur, baik personel maupun material alutsista, menjadi tanggung jawab bersama guna mewujudkan TNI AL yang profesional, modern, dan tangguh.
Latihan operasi pertahanan pantai kali ini melibatkan dua pihak latihan, yakni Kogasgabhantai sebagai GT Biru dan Kogasgabfib sebagai GT Merah, dengan kekuatan 1.457 prajurit, 9 KRI dari berbagai jenis, 6 pesawat udara, 3 ranpur, 6 unit rantis, serta 11 unit alpung Marinir. Latihan akan dilaksanakan di Mandala Operasi Pulau Bangka dan sekitarnya.



